Racun Tubuh

Adalah pak Anton Porat yang menggunakan istilah yang bagiku kurang lazim itu. Sengaja kata “racun” dipilih untuk memberikan pemahaman dan menanamkan lebih kuat dalam diri  para pasiennya bahwa jenis makanan tertentu berakibat merugikan tubuh mereka.
Ketertarikan kami pada pelayanan pak Anton Porat diawali sharing seorang teman baik yang terlihat lebih sehat dengan menjaga asupan makanan. Maka ketika tiba jadwal pelayanan pak Anton di Jakarta, teman tersebut info lewat WA ke kami berdua. Dan hari Sabtu, 10 Maret 2018 siang kami meluncur ke daerah Sunter. Sebuah rumah besar di dekat Danau Sunter ternyata tak mampu menampung minat orang untuk mengikuti Bimbingan Hidup Sehat. Taksiranku hadir sekitar 500 orang saat itu dengan berdiri atau duduk di setiap jengkal lantai. Keberagaman etnis, agama, ekonomi, kesehatan, dll terlihat jelas dari atribut ataupun fisik khalayak yang hadir. Pasien lama yang berkenan sharing kesembuhan sama beragamnya. Namun semua disatukan oleh niat mensyukuri hidup sehat sebagai anugerah rahmat dari Tuhan.
Secara ringkas dalam pertemuan sekitar 4-5 jam itu peserta diajak menyadari bahwa tubuh setiap orang unik, bukanlah seperti mesin yang satu jenis dan serba sama persis. Metabolisme tubuh kita berbeda, kebutuhan setiap orang juga berbeda. Itulah mengapa reaksi tubuh bisa berbeda untuk satu jenis (bahan) makanan yang sama. Maka penting mengenali bahan makanan mana yang diperlukan tubuh masing-masing orang, dan menghindari bahan makanan yang justru akan merugikan. Dampak dari Racun Tubuh bisa berupa alergi, kelainan, atau bahkan sakit penyakit sampai yang paling parah sekalipun. Sebenarnya tubuh telah dan selalu mengirim sinyal reaksi saat kita menelan bahan makanan tertentu. Butuh kepekaan mengenal diri (self awareness) agar kita bisa menangkap sinyal itu. Namun banyak kali kita abai, simptom yang muncul selalu dianggap kelainan, dan ditekan dengan menelan obat-obatan.
Pak Anton Porat dari Kupang mendapat anugerah untuk membantu para pasien yang ingin hidup lebih sehat dan selaras dengan keunikan metabolisme tubuhnya. Saat kami datang dan bersalaman, langsung beliau mengucapkan beberapa jenis bahan makanan yang merupakan Racun Tubuh bagi kami. Dengan sigap petugas di kiri kanannya mencatat di secarik kertas dan memberikan kepada kami. Jadilah daftar di sebelah kiri untukku dan di sebelah kanan untuk isteriku.
Sebagai contoh telur (ayam, bebek, burung, penyu, dll) ternyata berdampak merugikan tubuhku. Demikian halnya makanan yang mengandung telur harus kuhindari seperti roti, biscuit, es krim, coklat, martabak, dll. Sebagai penggemar sayur dan buah akupun tidak lagi boleh melirik oseng bunga & daun pepaya, serta menjauhi makanan favorit yang mengandung kacang tanah semisal karedok, pecel, gado-gado, rujak, dll.
Aku bersyukur punya isteri sekaligus chef handal yang telah berhasil membuat biscuit tanpa telur dan mentega (dia pantang sapi & turunannya), dan menyiapkan bumbu pecel dengan kacang mede. Kami bersiap diri berjalan berdua menapaki waktu senja dengan Hidup Sehat dan tetap yummmmyyyyy…….

 

Life

One thought on “Racun Tubuh

  1. Sebagai contoh telur (ayam, bebek, burung, penyu, dll) ternyata berdampak merugikan tubuhku. Demikian halnya makanan yang mengandung telur harus kuhindari seperti roti, biscuit, es krim, coklat, martabak, dll. Sebagai penggemar sayur dan buah akupun tidak lagi boleh melirik oseng bunga & daun pepaya, serta menjauhi makanan favorit yang mengandung kacang tanah semisal karedok, pecel, gado-gado, rujak, dll.banyak di sukai orang karena enak…goo.gl/Yjmhgb

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s