Outsourcing Kolak

Bulan puasa Ramadhan 1439 H di tahun 2018 kali ini kembali kolak menjadi menu yang sering tampil di rumah. Meski kami tidak puasa, namun latah ikut larut menikmati kolak di saat saudara sebangsa berbuka tentu sah sah saja. Itung-itung kontribusi kelancaran perekonomian bu Nah penjual kolak di kompleks.
Satu kali iseng pingin masak kolak sendiri namun malah dapat kejutan dari tukang sayur langganan katanya : 1 buah pisang tanduk @ Rp 6.000, 1 kotak santan cair @ Rp 3.000 ….. naaah udah Rp 9.000 padahal belum belanja ubi, kolang-kaling, gula jawa, kayu manis, cengkeh, dll. Apalagi kalau menghitung gas yang terpakai, tenaga & waktu. Pun setelah mateng dan menikmati kolak masih harus mikir beresin dapur, nyuci panci, dll.
Outsourcing kolak akhirnya menjadi pilihan paling bagus sore itu dibanding Do It Yourself, masak sendiri. Semangkuk kolak bu Nah seharga Rp 5.000 sudah komplit isinya. Makan berdua cukup dengan selembar Rp 10.000 plus kesempatan ngabuburit silaturahmi dengan tetangga di bulan yang penuh berkat.
Sudah siap kolak anda sore ini? Kalau belum ayoook jajan bareng kami.

 

DIY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s